Langsung ke konten
Wonderkids Bali

Tentang

Anak belajar dengan melakukan.

Wonder Kids Bali mengadakan kelas di Pinewood Cafe, Canggu, untuk keluarga yang ingin lebih dari sekadar aktivitas drop-off. Kami menggabungkan prinsip Montessori dengan STEM, alam, dan pembuatan berbasis proyek.

Perjalanannya sederhana: Baby Pine dari lahir hingga dua tahun, Little Pine dari tiga hingga enam tahun, dan Wonderkids STEM Lab dari enam hingga sepuluh tahun. Anak menjelajah, bertanya, bereksperimen, dan membuat hal yang berarti bagi mereka.

Cara kami mengajar

Montessori + STEM, dibuat sederhana.

Kami menggabungkan dua gagasan yang saling cocok: anak belajar dengan melakukan, dan memahami dunia dengan bertanya serta mencoba.

Montessori

Ikuti anak

Montessori dimulai dari rasa hormat. Anak mampu. Mereka ingin memakai alat nyata, bergerak bebas, dan berkonsentrasi pada pekerjaan yang penting bagi mereka.

  • Anak belajar lewat tangan, indera, dan pekerjaan nyata — menuang, menyortir, membangun, merawat.
  • Kami menyiapkan ruang tenang dengan material indah, lalu mengikuti rasa ingin tahu anak.
  • Kemandirian penting. Anak yang mencoba, mengulang, dan menyelesaikan sesuatu tumbuh percaya diri.
  • Orang dewasa adalah panduan, bukan pemberi ceramah. Kami mengamati, mengundang, dan mundur saat anak berkonsentrasi.

STEM

Tanya, coba, perhatikan

STEM bukan lembar kerja. Ini cara berpikir: perhatikan sesuatu, tanyakan mengapa, coba ide, dan lihat apa yang terjadi.

  • STEM berarti Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika — dipakai sebagai alat memahami dunia.
  • Anak lebih muda memprediksi, menguji, mengamati, dan berbicara. Anak lebih tua bertanya, merancang, membangun, menguji, dan memperbaiki.
  • Percobaan pertama yang “gagal” tetap berguna. Kami bertanya apa yang diubah, lalu mencoba lagi.
  • Anak yang melakukan eksperimen. Mereka tidak hanya duduk dan menonton demonstrasi.

Bagaimana keduanya bekerja bersama

Montessori memberi caranya: ruang yang disiapkan, material nyata, waktu berkonsentrasi, dan panduan yang mengikuti anak. STEM memberi isinya: pertanyaan tentang air, berat, alam, mesin, dan membuat. Bersama, kelas bisa terlihat seperti bermain — karena bagi anak, bermain adalah cara berpikir.

Usia 3–6

Jelajahi → Bermain → Temukan → Pahami

Contoh: tenggelam atau mengapung. Anak menebak apa yang terjadi, memasukkan benda ke air, mengamati, dan membicarakannya. Tidak ada yang berdiri di depan dan “menunjukkan” jawabannya.

Usia 6–10

Tanya → Rancang → Bangun → Uji → Perbaiki

Contoh: bisakah kamu membangun jembatan yang menahan 2 kg hanya dengan bahan yang diberikan? Tim menggambar, membangun, menguji, dan mencoba ide yang lebih baik.

Seperti apa ini di kelas

Material nyata

Kayu, air, tanaman, alat sederhana, kit membangun. Anak menyentuh, menuang, mengukur, dan membuat kekacauan yang bermakna.

Waktu untuk berkonsentrasi

Kami tidak buru-buru dari aktivitas ke aktivitas. Ketika anak tenggelam dalam kerja, kami melindungi momen itu.

Obrolan yang membantu berpikir

Kami bertanya “Apa yang kamu perhatikan?” dan “Apa yang bisa kita coba selanjutnya?” alih-alih memberi jawaban lebih dulu.

Tujuannya bukan menghasilkan teknisi kecil dalam semalam. Melainkan membantu anak merencanakan, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan bekerja mandiri — dengan rasa ingin tahu yang tetap utuh.

Cara kami bekerja

Kunjungi kami

Pinewood Cafe
Canggu, Bali
wonderkidsbali@gmail.com
WhatsApp +62 822-6299-9982

Cari Kelas
Cari Kelas